Melaksanakan ibadah umroh adalah impian setiap Muslim. Namun, sebelum menginjakkan kaki di Tanah Suci, ada beberapa persiapan penting yang harus diperhatikan, salah satunya adalah vaksinasi. Pemerintah Arab Saudi, bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, telah memperbarui persyaratan vaksinasi untuk memastikan kesehatan dan keselamatan seluruh jemaah. Artikel ini akan membahas secara komprehensif mengenai vaksin apa saja yang wajib untuk umroh di tahun 2024/2025, serta vaksin yang sangat direkomendasikan.
Mengapa Vaksinasi Penting untuk Ibadah Umroh?
Ibadah umroh melibatkan jutaan jemaah dari berbagai penjuru dunia yang berkumpul di satu tempat dalam waktu bersamaan. Kondisi ini sangat rentan terhadap penyebaran penyakit menular. Vaksinasi menjadi benteng perlindungan utama bagi jemaah agar terhindar dari risiko infeksi dan dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan nyaman. Selain itu, vaksinasi juga merupakan syarat resmi yang ditetapkan oleh Kerajaan Arab Saudi untuk penerbitan visa umroh.
Daftar Vaksin Wajib untuk Umroh 2025/2026
Berdasarkan ketentuan terbaru dari Kementerian Kesehatan Arab Saudi dan edaran Kementerian Kesehatan RI, ada dua jenis vaksin utama yang wajib dipenuhi oleh calon jemaah umroh dari Indonesia mulai 1 Februari 2025:
Vaksin Meningitis Meningokokus (ACYW)
Vaksin meningitis meningokokus adalah vaksin wajib bagi seluruh jemaah umroh berusia ≥1 tahun dari semua negara, termasuk Indonesia. Vaksin ini bertujuan untuk melindungi tubuh dari bakteri Neisseria meningitidis yang dapat menyebabkan radang selaput otak dan sumsum tulang belakang, sebuah penyakit yang sangat berbahaya dan menular.
- Masa Berlaku: Vaksin polisakarida (ACYW-135) berlaku 3 tahun, sedangkan vaksin konjugat (ACYWX) berlaku hingga 5 tahun.
- Waktu Pemberian: Harus diberikan minimal 10 hari sebelum kedatangan di Arab Saudi.
Vaksin Polio (IPV/OPV)
Mulai 1 Februari 2025, vaksin polio juga menjadi persyaratan wajib bagi jemaah umroh, khususnya bagi mereka yang berasal dari negara-negara yang masih melaporkan kasus polio, termasuk Indonesia. Vaksin ini penting untuk mencegah penularan virus polio liar yang dapat menyebabkan kelumpuhan hingga kematian.
- Jenis Vaksin: Diperlukan minimal satu dosis Inactivated Polio Vaccine (IPV) dalam 12 bulan terakhir. Jika IPV tidak tersedia, satu dosis Oral Polio Vaccine (OPV) dalam 6 bulan terakhir dapat menjadi alternatif.
- Waktu Pemberian: Keduanya harus diberikan tidak kurang dari 4 minggu sebelum keberangkatan ke Arab Saudi.
Kapan Sebaiknya Melakukan Vaksinasi Umroh?
Agar antibodi terbentuk secara optimal, vaksinasi sebaiknya dilakukan minimal 10-14 hari sebelum jadwal keberangkatan Anda. Pastikan Anda memiliki cukup waktu untuk mendapatkan semua vaksin yang diperlukan dan menerima International Certificate of Vaccination (ICV) atau "Buku Kuning" sebagai bukti resmi.
Tempat Melakukan Vaksinasi Umroh
Vaksinasi wajib umroh dapat dilakukan di berbagai fasilitas kesehatan resmi yang ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan, seperti:
- Klinik Kesehatan Haji atau Puskesmas tertentu yang menyediakan layanan vaksinasi internasional.
- Rumah Sakit atau klinik yang merupakan rekanan resmi penyelenggara vaksinasi internasional.
Pastikan Anda menerima sertifikat vaksinasi yang valid dan tercatat dalam Buku Kuning (ICV) karena ini akan menjadi persyaratan penting saat pengajuan visa dan di pintu masuk Arab Saudi.
Vaksinasi yang Dianjurkan untuk Perlindungan Tambahan
Selain vaksin wajib, ada beberapa vaksin yang sangat direkomendasikan untuk memberikan perlindungan tambahan, terutama bagi jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu:
- Vaksin Influenza Musiman: Sangat direkomendasikan, terutama bagi individu yang berisiko tinggi terkena penyakit influenza berat, seperti lansia, wanita hamil, dan penderita penyakit kronis. Vaksin ini membantu mencegah flu dan komplikasinya.
- Vaksin COVID-19: Wajib untuk populasi khusus seperti lansia (>65 tahun), wanita hamil, dan jemaah dengan komorbiditas atau defisiensi imun. Direkomendasikan untuk jemaah umroh umum lainnya.
- Vaksin Pneumokokus: Direkomendasikan untuk jemaah berusia ≥50 tahun atau mereka yang berusia 19-49 tahun dengan kondisi medis kronis tertentu untuk mencegah pneumonia.
- Vaksin Demam Kuning (Yellow Fever): Hanya wajib bagi jemaah yang datang dari atau transit di negara endemis demam kuning. Jika Anda tidak melewati negara-negara tersebut, vaksin ini tidak diwajibkan untuk jemaah dari Indonesia.
- Vaksin Rutin Lainnya: Vaksin seperti Difteri, Tetanus, Pertussis (DTaP), Campak, Gondongan, dan Rubella (MMR) juga direkomendasikan untuk memastikan perlindungan menyeluruh.
Pertanyaan Umum Seputar Vaksin Umroh (FAQ)
Apakah vaksin COVID-19 masih wajib untuk umroh?
Untuk umroh secara umum, vaksin COVID-19 saat ini direkomendasikan, namun tidak selalu wajib untuk semua jemaah. Namun, bagi populasi khusus (lansia, wanita hamil, penderita komorbiditas, atau defisiensi imun), vaksin COVID-19 masih diwajibkan. Ketentuan ini dapat berubah sewaktu-waktu, jadi selalu periksa informasi terbaru sebelum keberangkatan.
Berapa lama masa berlaku vaksin meningitis untuk umroh?
Masa berlaku vaksin meningitis bergantung pada jenisnya. Vaksin polisakarida (ACYW-135) berlaku 3 tahun, sedangkan vaksin konjugat (ACYWX) berlaku hingga 5 tahun. Pastikan sertifikat vaksin Anda masih berlaku saat Anda tiba di Arab Saudi.
Apa yang harus dilakukan jika memiliki alergi terhadap vaksin tertentu?
Jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap komponen vaksin tertentu, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau fasilitas kesehatan yang memberikan vaksinasi internasional. Dokter akan memberikan rekomendasi atau alternatif yang aman sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.
Persiapkan Umroh Anda dengan Baik!
Melakukan ibadah umroh adalah perjalanan spiritual yang luar biasa. Dengan memenuhi semua persyaratan vaksinasi wajib dan melengkapi vaksinasi yang direkomendasikan, Anda telah mengambil langkah penting untuk menjaga kesehatan diri dan jemaah lainnya. Ini akan membantu Anda menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan tenang, aman, dan penuh keberkahan di Tanah Suci. Jangan tunda persiapan, segera lengkapi vaksinasi Anda!

