Perjalanan suci menuju Baitullah untuk menunaikan ibadah umroh adalah dambaan setiap Muslim. Momen ini bukan hanya sekadar perjalanan fisik, melainkan sebuah ziarah spiritual yang mendalam, membersihkan hati, dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Ketika orang-orang terdekat kita – baik orang tua, saudara, teman, maupun guru spiritual kita – berkesempatan menjadi tamu Allah, hati kita turut dipenuhi kebahagiaan dan harapan. Mengiringi keberangkatan mereka dengan untaian doa adalah wujud cinta dan dukungan terbaik yang bisa kita berikan, berharap setiap langkah mereka diberkahi dan umroh mereka menjadi mabrur.

Keutamaan Mendoakan Jamaah Umroh

Mendoakan sesama Muslim, terutama mereka yang akan menunaikan ibadah, memiliki keutamaan yang besar dalam Islam. Doa adalah bentuk ibadah, pengingat akan kasih sayang antarsesama, dan sumber kekuatan bagi yang didoakan. Rasulullah ﷺ menganjurkan kita untuk mendoakan orang yang bepergian, terlebih lagi perjalanan ibadah. Doa yang tulus akan menyertai langkah mereka, memberikan ketenangan, keselamatan, dan kelancaran dalam setiap rukun ibadah di Tanah Suci. Dengan mendoakan mereka, kita pun turut mendapatkan kebaikan dan pahala dari Allah SWT.

Kumpulan Ucapan Doa untuk Orang Berangkat Umroh dalam Bahasa Arab

Berikut adalah beberapa pilihan ucapan doa dalam Bahasa Arab beserta artinya yang bisa Anda panjatkan untuk orang-orang terkasih yang akan berangkat umroh, sesuai dengan hubungan kita dengan mereka:


Doa Umum untuk Semua Jamaah Umroh

Doa yang dikutip Imam An-Nawawi dalam Kitab Al-Adzkar untuk orang yang akan pergi. 


زَوَّدَكَ اللَّهُ التَّقْوَى وَغَفَرَ ذَنْبَكَ وَيَسَّرَ لَكَ الْخَيْرَ حَيْثُمَا كُنْتَ


Zawwadakallāhut taqwā, wa ghafara dzanbaka, wa yassara lakal khayra haytsumā kunta


Artinya, “Semoga Allah membekalimu dengan ketakwaan, mengampuni dosamu, dan memudahkanmu pada kebaikan di mana pun kamu berada.”


Doa tersebut berasal dari hadits Nabi Muhammad riwayat Imam At-Tirmidzi yang mengisahkan salah seorang sahabat yang meminta diri kepada Nabi Muhammad saw sebelum bepergian:


وروينا في كتاب الترمذي، عن أنس رضي الله قال جاء رجل إلى النبي صلى الله عليه وسلم، فقال يارسول الله، إني أريد سفرا فزودني، فقال زودك الله التقوى، قال زدني، قال وغفر ذنبك، قال زدني، قال ويسر لك الخير حيثما كنت قال الترمذي حديث حسن


Artinya, “Diriwayatkan kepada kami di Kitab At-Tirmidzi dari sahabat Anas ra, ia bercerita, suatu hari seorang sahabat datang kepada Nabi Muhammad saw. Ia berkata, ‘Wahai Rasulullah, aku hendak bepergian. Berilah aku bekal.’ ‘Semoga Allah membekalimu dengan ketakwaan,’ kata Rasul. ‘Tambahkan lagi,’ katanya. ‘Semoga Allah mengampuni dosamu,’ jawab Rasul. ‘Tambahkan lagi wahai Rasul.’ ‘Semoga memudahkanmu pada kebaikan di mana pun kamu berada,’ jawa Rasul. Imam At-Tirmidzi berkata, ‘Ini hadits hasan,’” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 187).


Penutup Penuh Harapan

Mendoakan orang yang akan berangkat umroh adalah sebuah amalan mulia yang mencerminkan ukhuwah Islamiyah. Setiap lafaz doa yang terucap adalah harapan akan keselamatan, kelancaran ibadah, dan penerimaan di sisi Allah SWT. Semoga setiap jamaah umroh, baik orang tua kita, saudara, teman, maupun guru-guru kita, dapat melaksanakan ibadah dengan sempurna, kembali ke tanah air dengan membawa predikat umroh mabrur, hati yang lebih bersih, serta iman yang semakin kokoh. Amin Ya Rabbal Alamin.