Seringkali, paket perjalanan Umroh juga menyertakan kunjungan ke Madinah. Hal ini menimbulkan pertanyaan di benak banyak calon jamaah: apakah mengunjungi Madinah adalah bagian wajib dari ibadah Umroh?

Apa Itu Umroh dan Rukunnya?

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai Madinah, penting untuk memahami esensi ibadah Umroh itu sendiri. Umroh adalah kunjungan ke Baitullah (Ka'bah) di Mekah dengan niat ibadah tertentu yang dilaksanakan sesuai syariat Islam. Secara bahasa, Umroh berarti ziarah. Secara istilah syar'i, Umroh adalah ibadah yang terdiri dari serangkaian rukun yang harus dipenuhi agar Umrohnya sah.

Rukun-rukun Umroh yang Wajib Diketahui:

  • Ihram (niat beribadah Umroh).
  • Tawaf (mengelilingi Ka'bah 7 kali).
  • Sa'i (berjalan antara Safa dan Marwah 7 kali).
  • Tahallul (mencukur sebagian atau seluruh rambut).
  • Tertib (melaksanakan rukun secara berurutan).

Dari rukun-rukun di atas, dapat dilihat bahwa semua rangkaian ibadah Umroh dilakukan di Mekah. Tidak ada satu pun rukun Umroh yang mengharuskan jamaah untuk berada atau beribadah di Madinah.

Hukum Mengunjungi Madinah dalam Konteks Umroh

Berdasarkan penjelasan rukun Umroh, dapat disimpulkan bahwa kunjungan ke Madinah Tidak wajib atau bukan rukun dari ibadah Umroh. Artinya, seseorang yang melaksanakan Umroh tanpa mengunjungi Madinah, Umrohnya tetap sah dan sempurna secara syar'i. Tidak ada dosa atau kekurangan dalam ibadah Umrohnya karena tidak ke Madinah.

Namun, meskipun tidak wajib, mengunjungi Madinah sangat dianjurkan dan memiliki keutamaan yang luar biasa dalam Islam. Oleh karena itu, sebagian besar paket perjalanan Umroh selalu menyertakan program ziarah ke Madinah.

Keutamaan dan Alasan Mengapa Jamaah Umroh Dianjurkan ke Madinah

Madinah adalah kota suci kedua dalam Islam, tempat Rasulullah ﷺ hijrah, tinggal, dan dimakamkan. Ada banyak keutamaan dan alasan mengapa seorang Muslim, khususnya jamaah Umroh, sangat dianjurkan untuk mengunjungi kota ini:

Ziarah ke Masjid Nabawi

Masjid Nabawi adalah salah satu dari tiga masjid utama dalam Islam yang memiliki keutamaan khusus. Shalat di Masjid Nabawi memiliki pahala yang berlipat ganda.

  • Pahala Berlipat Ganda: Rasulullah ﷺ bersabda, "Shalat di masjidku ini (Masjid Nabawi) lebih utama seribu kali daripada shalat di masjid lainnya, kecuali Masjidil Haram."
  • Raudhah: Berada di antara mimbar dan makam Rasulullah ﷺ terdapat Raudhah Syarifah, yang disebut sebagai salah satu taman surga. Banyak jamaah berharap dapat shalat dan berdoa di Raudhah.

Makam Rasulullah ﷺ dan Para Sahabat

Di Madinah terletak makam Nabi Muhammad ﷺ, Abu Bakar Ash-Shiddiq, dan Umar bin Khattab. Berziarah ke makam Rasulullah ﷺ adalah sunnah dan bentuk penghormatan kepada beliau.

Jejak Sejarah Islam

Madinah adalah saksi bisu perjuangan dan perkembangan awal Islam. Mengunjungi tempat-tempat bersejarah seperti Jabal Uhud, Masjid Quba (masjid pertama yang dibangun Rasulullah ﷺ), dan pemakaman Baqi' dapat mempertebal keimanan dan mengenang perjuangan Rasulullah ﷺ dan para sahabatnya.

Mempererat Hubungan dengan Rasulullah ﷺ

Dengan mengunjungi kota tempat Nabi ﷺ menghabiskan sebagian besar hidupnya setelah hijrah, umat Muslim dapat merasa lebih dekat dengan beliau, meneladani perjuangannya, dan merasakan atmosfer spiritual yang kental.

Bagaimana Biasanya Program Umroh Menggabungkan Madinah?

Mayoritas biro perjalanan Umroh menyusun itinerary yang menggabungkan Mekah dan Madinah. Biasanya, jamaah akan tiba di Jeddah, menuju Mekah untuk melaksanakan Umroh, kemudian setelah selesai beribadah di Mekah, mereka akan melanjutkan perjalanan ke Madinah untuk berziarah. Atau sebaliknya, tiba di Madinah terlebih dahulu, kemudian baru ke Mekah.

Durasi tinggal di Madinah biasanya 3-4 hari, cukup untuk melaksanakan shalat berjamaah di Masjid Nabawi, berziarah ke Raudhah, makam Rasulullah ﷺ, dan mengunjungi beberapa tempat bersejarah lainnya.

Kesimpulan

Sebagai penutup, perlu ditegaskan kembali bahwa kunjungan ke Madinah bukanlah bagian wajib atau rukun dari ibadah Umroh. Umroh Anda tetap sah tanpa harus menginjakkan kaki di Madinah. Namun, dengan segala keutamaan dan nilai spiritual yang dimilikinya, sangat dianjurkan bagi setiap Muslim yang mampu untuk menyempatkan diri berziarah ke kota Nabi ﷺ ini sebagai pelengkap dan penyempurna pengalaman spiritual Umroh.